Mappalili/Appalili Kecamatan Balocci
Acara ritual Mappalili/Appalili Kecematan Balocci dipimpin oleh sorang pinati atau boto (orang pintar).
Pinati/boto diangkat dari hasil musyawarah masyarakat atas kelebihan
yang dimiliki oleh seseorang. Seorang pinat/boto dapat memprediksi curah
hujan dan hama yang bakal mengganggu tanaman padi, sehingga
dipercayakan sepenuhnya oleh masyarakat untuk menentukan waktu :
Mulai turun sawah.
Mulai membibit.
Mulai tanam.
Jika Pinati/boto telah berkoordinasi dengan karaeng dan telah
menetapkan hari turun sawah, maka beliau mengumumkan bersama penghulu
kerajaan, tokoh masyarakat dan lain-lain yang terkait.
Jika
waktu Mappalili/Appalili yang telah disepakati telah tiba, maka pada
pagi hari Mappalili/Appalili berangkat dari rumah pinati menuju lokasi
palili di sawah lompok seko sekitar 500 m sebelah selatan kampong Tompo
baling.
Sebelum komando turun sawah dimulai, ditandai dengan
memulai membajak sawah di Lompok Seko tidak ada satupun masyarakat tani
yang mau mendahului membajak sawahnya. Aturan yang tidak tertulis ini
dipatuhi dan ditaati oleh masyarakat, sehingga tidak ada satupun
masyarakat yang ingin melanggar atau mendahului pinati (lompom seko)
baik tanam maupun panen. Satu hari sebelum kerbau digunakan membajak,
pada malam harinyadiadakan acara ritual mattoana tedong dengan tata cara
sebagai berikut :
Pemilik membuat sesajen ditaruh di atas baki
lalu diletakkan di atas punggung kerbau. Beberapa saat kemudian lalu
diturunkan kembali, selanjutnya dimakan bersama yang dihadiri
tetangga/kerabat, kerbau yang di toana (dijamu) hanya satu ekor, hanya
induknya atau yang tertua diantaranya. Kegiatan tersebut sebagai simbol
kegotong royongan, silaturahmi dengan tetangga dan kerabat. Kegiatan ini
dilaksanakan di rumah masing-masing secara perorangan.
Mappatuo bine, dilaksanakan dirumah masing-masing dengan cara dibungkus
dengan tukar lalu disimpan di posi bola, lalu dinyalakan ulo taibani
(lilin) yang ditancapkan diatas kepal yang telah dipotong separuhnya.
Dilanjutkan selama tiga malam dan silo taibani (lilin) tersebut dijaga
jangan sampai padam. Maknanya semoga semakin cerah kehidupannya.
Acara
Mappalili/Appalili di wilayah Kecematan Balocci dilaksanakan sejak
Karaeng balocci pertam, akan tetapi mulai tidak aktif pada tahun 1970.
By : Asriadi Awaluddin
Tags : Mappalili, Mappalili Pangkep, Appalili, Appalili Pangkep, Mappalili Budaya Pangkep.





0 comments:
Posting Komentar